MUI Kota Depok Resmikan In-House Training Sukmajaya: Dorong Dakwah Digital Hadapi Tantangan AI dan Dinamika Zaman
- account_circle Aas
- calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
- visibility 26
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DEPOK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok secara resmi membuka kegiatan In-House Training yang diselenggarakan oleh MUI Kecamatan Sukmajaya pada Selasa (16/6/2026). Mengusung tema “Dakwah Digital sebagai Ikhtiar Menjawab Tantangan Zaman,” pelatihan ini digelar untuk memperkuat kapasitas para pengurus dan dai lokal dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk dakwah Islam yang adaptif dan inklusif.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran tokoh ulama, pejabat lintas sektor, serta tokoh masyarakat. Tampak hadir di antaranya Ketua Umum MUI Kota Depok KH. Syihabuddin Ahmad, Anggota DPRD Kota Depok sekaligus Ketua Fraksi Demokrat Ibu Endah, Pembina MUI Kecamatan Sukmajaya KH. Ali Wartadinata, Ketua Komisi Infokom MUI KH. Andre selaku narasumber, serta perwakilan dari Polsek dan Koramil setempat.
Strategi Dakwah di Era AI dan Transformasi Teknologi
Dalam sambutan sekaligus pengarahannya, Ketua Umum MUI Kota Depok KH. Syihabuddin Ahmad menekankan pentingnya para pengurus MUI untuk terus memperbarui literasi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) harus disikapi secara bijak dan cerdas oleh para dai.
> “Zaman terus bergerak. Saat ini sudah muncul kecerdasan buatan (AI) yang membawa kemudahan sekaligus tantangan baru. Kita harus waspada dan mampu membedakan mana informasi yang benar dan mana yang palsu. Jika kita tidak mempersiapkan diri serta generasi penerus dari sekarang, kita akan tertinggal,” ujar KH. Syihabuddin Ahmad.
>
Beliau juga mengingatkan pentingnya berdakwah secara bertahap dan santun sesuai dengan panduan Al-Qur’an (QS. An-Nahl: 125), yakni melalui pendekatan hikmah (ilmu dan logika), mau’izhah hasanah (nasihat yang baik), serta jidal (diskusi/debat yang konstruktif dan penuh kesantunan).
Mendorong Kolaborasi Nyata: Dari Digital Hingga Kepedulian Lingkungan
Selain pemanfaatan media digital, MUI Kota Depok juga menyoroti pentingnya peran ulama dan pengurus MUI dalam aksi sosial kemasyarakatan yang nyata. Menanggapi isu kebersihan lingkungan yang sempat menjadi perhatian publik belakangan ini, KH. Syihabuddin Ahmad mendorong sinergi yang lebih erat antara pemerintah kecamatan dan MUI.
Ia berharap pengurus MUI di tingkat kecamatan dapat dilibatkan aktif dalam kegiatan-kegiatan sosial masyarakat, seperti aksi kebersihan lingkungan (Jumat Bersih), sebagai wujud nyata nilai-nilai Islam di tengah kehidupan bermasyarakat.
Resmi Dibuka untuk Penguatan Internal
Ketua MUI Kecamatan Sukmajaya, KH. Abdul Qohar, menjelaskan bahwa konsep in-house training ini dipilih agar fokus penguatan kapasitas dapat terasa langsung oleh pengurus internal tanpa harus terkendala lokasi yang jauh.
Rangkaian acara pembukaan diakhiri dengan peresmian secara simbolis oleh Ketua Umum MUI Kota Depok.
> “Dengan mengucapkan Bismillaahirrahmaanirrahiim, pada hari Selasa, 16 Juni 2026, In-House Training MUI Kecamatan Sukmajaya Depok dengan tema ‘Dakwah Digital sebagai Ikhtiar Menjawab Tantangan Zaman’ secara resmi saya buka,”pungkas KH. Syihabuddin Ahmad diiringi sambutan hangat dari seluruh peserta yang hadir.
>
Melalui pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menyusun program kerja dakwah digital yang efektif, interaktif, serta mampu menjawab kebutuhan umat di era modern.
Penulis: Aas (H. Andre).
- Penulis: Aas
- Editor: Aas
- Sumber: https://www.youtube.com/live/HaiqfzqUZ5c?si=C_iy14y5iRohKwSF

Saat ini belum ada komentar