Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Terkini » MUI Depok: Al-Qur’an Harus Jadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital DEPOK – Arus digitalisasi dan perubahan

MUI Depok: Al-Qur’an Harus Jadi Kompas Keluarga Hadapi Tantangan Era Digital DEPOK – Arus digitalisasi dan perubahan

  • account_circle Rohmat Rospari
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 144
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK – Arus digitalisasi dan perubahan sosial yang pesat membawa tantangan baru bagi ketahanan keluarga. Menjawab dinamika tersebut, Ketua Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) MUI Kota Depok, Siti Barkah Hasanah—yang akrab disapa Cing Ikah—mengimbau masyarakat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam membina rumah tangga.
Pesan tersebut disampaikan Cing Ikah saat mengisi kajian bertajuk “Menguatkan Ketahanan Keluarga Melalui Nilai-Nilai Al-Qur’an” di Gedung MUI Kota Depok, Sabtu (25/7/2026).


Pentingnya Benteng Agama di Era Digital

Dalam paparannya, Cing Ikah menyoroti bahwa kemajuan teknologi tidak hanya membawa dampak positif, tetapi juga mendatangkan risiko serius jika tidak disikapi secara bijak. Beberapa ancaman yang mengintai keluarga saat ini antara lain kecanduan gawai, paparan judi online, pornografi, perundungan siber (cyberbullying), hingga melonggarnya komunikasi dan kedekatan emosional antaranggota keluarga.
Oleh karena itu, orang tua dituntut hadir secara aktif untuk mendampingi anak-anak mereka.
“Al-Qur’an harus menjadi kompas keluarga. Ketika nilai-nilai Al-Qur’an hidup di dalam rumah, insya Allah keluarga akan memiliki benteng yang kuat menghadapi berbagai tantangan zaman,” tegas Cing Ikah.
Sebagai sekolah pertama (madrasah ula) bagi anak, keluarga wajib menanamkan nilai tauhid, akhlak, kejujuran, amanah, kesabaran, tanggung jawab, serta tradisi musyawarah melalui keteladanan orang tua sejak dini.
Untuk mempraktikkannya, ia mendorong keluarga menerapkan kebiasaan Qur’ani sederhana, seperti:
* Shalat berjamaah dan tilawah Al-Qur’an di rumah.
* Makan bersama tanpa gawai (gadget-free time).
* Menjalin dialog terbuka antara orang tua dan anak.
* Menggunakan media digital secara bijak dan sehat.


Silaturahmi Sebagai Modal Sosial Warga Depok

Di sisi lain, Cing Ikah mengapresiasi tingginya budaya silaturahmi yang masih terjaga erat di Kota Depok. Aktivitas sosial dan keagamaan—seperti pengajian di majelis taklim, arisan warga, hingga program Keberagaman Wisata dari Pemkot Depok—dinilai menjadi wadah efektif dalam memperkuat interaksi positif dan mencegah potensi konflik sosial.
“Silaturahmi adalah kekuatan masyarakat kita. Ketika komunikasi antarkeluarga dan antarwarga terjalin dengan baik, maka persoalan-persoalan sosial akan lebih mudah dicegah dan diselesaikan bersama,” jelasnya.


Kolaborasi Tekan Angka KDRT dan Konflik Rumah Tangga

Meskipun modal sosial Kota Depok terbilang kuat, Cing Ikah tak menampik bahwa persoalan seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan konflik keluarga masih ditemukan. Menurutnya, penanganan masalah ini tidak cukup hanya melalui jalur hukum, tetapi butuh pendekatan edukatif dan pendampingan berkelanjutan.
Ia menyambut baik hadirnya fasilitas pendampingan milik Pemerintah Kota Depok, seperti Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Harmoni dan Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) Harmoni.
“Semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama. Ulama memberikan penguatan nilai agama, pemerintah menghadirkan layanan pendampingan, sementara masyarakat membangun budaya saling peduli. Ketika ketiganya berjalan bersama, insya Allah keluarga-keluarga di Kota Depok akan semakin kuat,” pungkas Cing Ikah.
Melalui sinergi ini, ia berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat terimplementasi nyata dalam kehidupan sehari-hari demi mencetak generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan tangguh di era digital.

  • Penulis: Rohmat Rospari
  • Editor: Aas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Depok Gelar Seminar Ketahanan Keluarga: Bentengi Generasi Muda di Era Digital dengan Al-Qur’an photo_camera 1

    MUI Depok Gelar Seminar Ketahanan Keluarga: Bentengi Generasi Muda di Era Digital dengan Al-Qur’an

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DEPOK – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok melalui Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga menggelar seminar edukatif bertajuk “Membentengi Keluarga di Era Digital dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an”. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus MUI, tokoh masyarakat, pengurus majelis taklim, serta perwakilan organisasi perempuan dari 11 kecamatan se-Kota Depok. Seminar ini digelar sebagai langkah konkret merespons tantangan […]

  • Meriah! Lomba Hadroh Ibu-Ibu Majelis Ta’lim Se-Kota Depok Berlangsung di Gedung Dakwah MUI

    Meriah! Lomba Hadroh Ibu-Ibu Majelis Ta’lim Se-Kota Depok Berlangsung di Gedung Dakwah MUI

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DEPOK – Suasana penuh semangat dan kehangatan mewarnai Gedung Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok pada Kamis (13/8/2026). Komisi Pemberdayaan Seni dan Budaya Islam (PSBI) MUI Kota Depok sukses menggelar Lomba Hadroh khusus bagi kaum ibu majelis ta’lim se-Kota Depok yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai pukul 17.30 WIB. ​Acara yang berlangsung […]

  • Sambut Era Digital, MUI Kota Depok Luncurkan Podcast Dakwah untuk Jangkau Gen Z DEPOK photo_camera 17

    Sambut Era Digital, MUI Kota Depok Luncurkan Podcast Dakwah untuk Jangkau Gen Z DEPOK

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Depok – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok mengambil langkah progresif dalam merespons perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Melalui Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi (Infokomdigi) yang dipimpin oleh H. Andre Anjarkasih S., MUI Kota Depok resmi menginisiasi program Podcast dan dakwah digital sebagai strategi baru menyebarkan syiar Islam. Langkah adaptif ini menjadi angin segar bagi […]

  • Khutbah Jumat: Bulan Safar, Berkah bagi yang Taat, Sial bagi yang Maksiat

    Khutbah Jumat: Bulan Safar, Berkah bagi yang Taat, Sial bagi yang Maksiat

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Oleh: KH A Muzaini Aziz, Lc., M.A, Sekretaris 2 MUI Kota Tangerang Khutbah I السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي شَرَعَ لَنَا دِيْنًا قَوِيْمًا، وَهَدَانَا إِلَيْهِ صِرَاطًا مُسْتَقِيمًا، وَوَعَدَ مَنْ لَزِمَ الصِّرَاطَ أَجْرًا جَزِيلاً وَتَوَابًا عَظِيمًا، وَتَوَعْدَ مَنْ حَادَ عَنْهُ بِأَنَّ لَهُ عَذَابًا أَلِيمًا. أَشْهَدُ أَنْ لا إلهَ إِلَّا اللهُ وَلِيُّ الصَّالِحِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ […]

  • PENGUMUMAN SELEKSI ADMINISTRASI Kepada Calon Peserta Tahassus PKU MUI Kota Depok 2026

    PENGUMUMAN SELEKSI ADMINISTRASI Kepada Calon Peserta Tahassus PKU MUI Kota Depok 2026

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 102
    • 0Komentar

    1. Panitia Seleksi Tahassus MUI Kota Depok menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap calon peserta yang telah mendaftarkan diri. Dari 61 pendaftar terdapat 46 calon peserta yang dinyatakan lolos untuk tahap seleksi selanjutnya. 2. Bahwa berdasarkan rekap data dan seleksi administrasi, nama-nama terlampir adalah calon peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan seleksi. Beberapa kriteria […]

  • Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

    Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Rohmat Rispari
    • visibility 65
    • 0Komentar

    ( Oleh : Rohmat Rospari, SE.MM) Ada sebuah nikmat yang sering kali luput kita syukuri: kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat di Kota Depok, kota yang kita cintai dan menjadi ruang bersama bagi jutaan harapan. Menjadi pelayan publik sesungguhnya bukan sekadar menjalankan pekerjaan. Di balik meja pelayanan, dokumen administrasi, program pembangunan, bantuan sosial, dan berbagai kebijakan […]

expand_less