Ade Yusuf Mujaddid Ungkap Anugerah Terbesar bagi Hamba Beriman dan Bertaqwa
- account_circle Ade Yusuf Mujaddid
- calendar_month Senin, 10 Agt 2026
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DEPOK – Ketua Bidang Seni Budaya Islam MUI Kota Depok, Ade Yusuf Mujaddid, menyampaikan pesan mendalam mengenai besarnya kasih sayang Allah SWT serta puncaknya kenikmatan yang dianugerahkan kepada hamba-Nya yang beriman dan bertaqwa. Pesan tersebut disampaikannya dalam khotbah Jumat yang dilaksanakan di Masjid Agung Baitul Kamal Pemda Depok.
Dalam penjelasannya, Ade Yusuf menegaskan bahwa Allah SWT adalah Zat Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya. Namun, kasih sayang dan perhatian khusus secara istimewa tercurah kepada hamba-hamba yang senantiasa menjaga keimanan dan ketaqwaan dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, ada dua sikap dasar yang harus dimiliki setiap muslim dalam merespons dinamika kehidupan:
- Bersyukur ketika mendapatkan limpahan anugerah dan kenikmatan.
- Bersabar saat dihadapkan pada berbagai bentuk cobaan serta ujian hidup.
”Ketika ditimpa musibah, sabar adalah sikap terbaik yang harus ditunjukkan. Musibah hendaknya dihadapi dengan kelapangan dada tanpa menyalahkan siapapun atau keadaan apa pun,” tegasnya.
Anugerah Terbesar di Dunia dan Akhirat
Lebih lanjut, Ade Yusuf memaparkan bahwa jaminan anugerah terbesar bagi hamba yang bertaqwa di dunia telah diabadikan dalam Al-Qur’an Surat At-Talaq ayat 2 dan 3. Bentuk anugerah tersebut meliputi:
1. Makhrajan: Kemudahan berupa solusi dan jalan keluar dari setiap problematika kehidupan yang dihadapi.
2. Rizqun min haitsu la yahtasib: Rezeki berlimpah yang datang dari arah yang tidak pernah diduga-duga.
Sementara itu, untuk kehidupan di akhirat kelak, Allah SWT menjanjikan balasan yang sangat mulia sebagaimana tertuang dalam Surat Ali ‘Imran ayat 133, yaitu:
- Maghfirah: Ampunan dari Allah SWT atas segala dosa dan khilaf melalui taubat yang diterima.
- Surga: Puncak idaman dan cita-cita tertinggi bagi setiap mukmin.
Di akhir penyampaiannya, ia mengajak seluruh umat Islam untuk terus menjaga konsistensi (istiqamah) dalam iman dan taqwa. Setiap kenikmatan yang diterima hendaknya diwujudkan melalui tindakan nyata dengan menjadi pribadi yang membawa manfaat luas bagi sesama.
- Penulis: Ade Yusuf Mujaddid
- Editor: Aas

Saat ini belum ada komentar