Breaking News
light_mode
Beranda » Artikel » Menjaga Kerukunan, Merawat Kemaslahatan: Refleksi dan Harapan di Harlah MUI ke-51

Menjaga Kerukunan, Merawat Kemaslahatan: Refleksi dan Harapan di Harlah MUI ke-51

  • account_circle Andre Anjarkasih S.
  • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
  • visibility 30
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: H. Andre Anjarkasih S. (Ketua Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi MUI Kota Depok)


Menapaki usia ke-51 tahun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) terus berdiri kokoh sebagai benteng keumatan sekaligus pilar kebangsaan. Sejak awal kelahirannya, MUI secara konsisten menjalankan dua peran strategis yang saling menguatkan: sebagai khadimul ummah (pelayan umat) dan shadiqul hukumah (mitra strategis pemerintah).
Di tengah derasnya dinamika global dan disrupsi digital yang kian masif, peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-51 ini menjadi momentum krusial untuk meneguhkan kembali komitmen bersama. Ini adalah saat yang tepat untuk merefleksikan serta merawat konsistensi dalam menguatkan kerukunan beragama dan memperjuangkan kemaslahatan umat demi Indonesia tercinta.


1. Merawat Kerukunan di Tengah Kebinekaan


Indonesia adalah rumah besar yang dirajut indah dari keberagaman. Dalam konteks ini, kerukunan antarumat beragama bukan sekadar slogan normatif, melainkan napas kehidupan berbangsa.
Melalui prinsip Islam Wasathiyah (moderasi beragama), MUI hadir untuk memastikan bahwa dakwah dan nilai-nilai keagamaan disebarkan secara santun, inklusif, serta menyejukkan. Kerukunan tidak pernah diartikan sebagai upaya menyamakan perbedaan, melainkan membangun rasa saling menghormati dan tenggang rasa di atas fondasi kemanusiaan yang kokoh.


2. Mengakselerasi Kemaslahatan Umat dan Ekonomi Halal


Tanggung jawab keummatan majelis ulama tidak berhenti pada bimbingan spiritual semata. Kemaslahatan sejati mencakup kesejahteraan sosial dan pemberdayaan ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di usianya yang makin matang, MUI terus mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah dan akselerasi sertifikasi halal, khususnya bagi para pelaku UMKM. Di Kota Depok sendiri, MUI telah merealisasikan keberadaan Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS). Kehadiran PINBAS ini menjadi bukti konkret komitmen MUI Kota Depok dalam mendampingi, mengedukasi, dan membangkitkan perekonomian warga berbasis syariah. Ketika UMKM lokal berdaya, ketahanan sosial dan kemandirian ekonomi masyarakat—baik di Depok maupun Indonesia secara umum—akan terwujud dengan kuat.


3. Komunikasi Digital: Menjadi Peneduh di Ruang Siber


Menghadapi era modern, medan dakwah hari ini telah meluas secara nyata ke ruang digital. Ruang siber kini menjadi titik temu berbagai ideologi dan arus informasi, yang sekaligus menyimpan potensi polarisasi jika tidak dikelola dengan bijak.
Dalam konteks inilah Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi (Infokomdigi) mengambil peran. MUI dituntut untuk senantiasa hadir membawa narasi-narasi peneduh, meluruskan disinformasi (hoaks), serta mengedukasi masyarakat agar bijak dan bertoleransi di dunia maya. Ruang digital harus terus diisi oleh konten-konten yang memadukan kedalaman ilmu, kejernihan spiritual, dan semangat persatuan bangsa.
“Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh sejauh mana elemen maslahat, keadilan ekonomi, dan rasa damai mampu hadir di tengah-tengah masyarakatnya.”


Penutup: Melangkah Bersama untuk Indonesia Tercinta


Dari Kota Depok untuk Indonesia, mari kita jadikan momentum Harlah MUI ke-51 ini sebagai ajakan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat—mulai dari tokoh agama, generasi muda, insan media, hingga pemerintah—untuk merapatkan barisan.
Semoga MUI senantiasa istiqamah dalam membimbing, mengayomi, dan memberikan pencerahan bagi seluruh rakyat Indonesia. Selamat Hari Lahir MUI ke-51. Bersama-sama, kita rawat kerukunan dan wujudkan kemaslahatan demi Indonesia yang damai, maju, dan bermartabat.

  • Penulis: Andre Anjarkasih S.
  • Editor: Aas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Momen Peringatan Hari Besar Islam di Depok: K.H. Abu Bakar Madris Tekankan Pentingnya Keharmonisan dan Kerukunan Keluarga

    Momen Peringatan Hari Besar Islam di Depok: K.H. Abu Bakar Madris Tekankan Pentingnya Keharmonisan dan Kerukunan Keluarga

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 52
    • 0Komentar

    DEPOK — Acara peringatan Hari Besar Islam yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim dan doa tutup kegiatan di Kota Depok berlangsung khidmat. Kegiatan tersebut diisi dengan penyampaian mauidzah hasanah atau tausyiah oleh ulama ternama, K.H. Abu Bakar Madris. Dalam ceramahnya yang penuh keakraban dan diselingi kelakar, K.H. Abu Bakar Madris menyampaikan pesan mendalam mengenai hikmah […]

  • Khutbah Jumat: Bulan Safar, Berkah bagi yang Taat, Sial bagi yang Maksiat

    Khutbah Jumat: Bulan Safar, Berkah bagi yang Taat, Sial bagi yang Maksiat

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Oleh: KH A Muzaini Aziz, Lc., M.A, Sekretaris 2 MUI Kota Tangerang Khutbah I السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي شَرَعَ لَنَا دِيْنًا قَوِيْمًا، وَهَدَانَا إِلَيْهِ صِرَاطًا مُسْتَقِيمًا، وَوَعَدَ مَنْ لَزِمَ الصِّرَاطَ أَجْرًا جَزِيلاً وَتَوَابًا عَظِيمًا، وَتَوَعْدَ مَنْ حَادَ عَنْهُ بِأَنَّ لَهُ عَذَابًا أَلِيمًا. أَشْهَدُ أَنْ لا إلهَ إِلَّا اللهُ وَلِيُّ الصَّالِحِيْنَ، وَأَشْهَدُ أَنَّ […]

  • Gebyar Muharram dan Santunan Yatim Tandai Milad MUI ke-51

    Gebyar Muharram dan Santunan Yatim Tandai Milad MUI ke-51

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle muidepok
    • visibility 32
    • 0Komentar

    DEPOK-Komisi Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok menggelar acara Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim. Peringatan tersebut juga dalam rangka menyambut Milad MUI ke-51 (26 Juli 1975-26 Juli 2026). “Melalui Gebyar Muharram dan Santunan Anak Yatim kita mengajak kepada semua pihak bahwa di Depok masih banyak anak yang berstatus yatim. Mereka ini […]

  • Zuhud Modern: Memegang Dunia di Tangan, Bukan Menyimpannya di Hati

    Zuhud Modern: Memegang Dunia di Tangan, Bukan Menyimpannya di Hati

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Rohmat Rospari
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Oleh: Rohmat Rospari PendahuluanDi era kompetisi global dan kemajuan teknologi digital, standar kesuksesan kerap kali diukur secara kuantitatif: besarnya nominal pendapatan, kepemilikan aset mewah, hingga popularitas di media sosial. Tidak sedikit individu yang mencurahkan seluruh energi dan waktunya demi mengejar kemewahan finansial, namun pada akhirnya kehilangan ketenangan batin (inner peace).Padahal, jauh sebelum era modern ini […]

  • Menag Ajak Umat Islam Verifikasi Arah Kiblat Lewat Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

    Menag Ajak Umat Islam Verifikasi Arah Kiblat Lewat Fenomena Matahari Tepat di Atas Ka’bah

    • calendar_month Sabtu, 18 Jul 2026
    • account_circle admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, MUI Digital — Menteri Agama Republik Indonesia, KH Nasaruddin Umar, mengajak umat Islam di seluruh Indonesia memanfaatkan fenomena astronomi saat Matahari berada tepat di atas Ka’bah untuk melakukan pengecekan ulang arah kiblat. Momentum yang dikenal dalam ilmu falak sebagai Rashdul Qiblat ini menjadi bagian dari pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat 2026. Menurut Menteri Agama, […]

  • Transformasi Dakwah di Era Digital: Dari Media Sosial Hingga AI, Saatnya Ulama Mewarnai

    Transformasi Dakwah di Era Digital: Dari Media Sosial Hingga AI, Saatnya Ulama Mewarnai

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle H. Andre Anjarkasih S.
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Oleh: H. Andre Anjarkasih S. (Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok) Evolusi Teknologi dan Lahirnya Ruang Baru Jika kita menengok sejarah perkembangan teknologi komunikasi, perjalanannya berlangsung sangat pesat. Kita tentu ingat era pager, telepon genggam biasa, kejayaan BlackBerry, hingga akhirnya era smartphone seperti saat ini. Perkembangan besar mulai terasa signifikan ketika aplikasi pesan instan seperti […]

expand_less