MUI Kecamatan Bojongsari Kunker Ke MUI Cilegon
- account_circle Aan
- calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
- visibility 44
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Depok-Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bojongsari, Kota Depok melaksanakan kunjungan kerja ke MUI Kota Cilegon, Kamis (09/07). Kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus belajar mengenai pengelolaan organisasi dan pengembangan program kerja yang telah berhasil diterapkan di Kota Cilegon.
Rombongan MUI Bojongsari dipimpin Ketua MUI Kecamatan Bojongsari KH Ahmad Jalaludin dan diikuti Camat Bojongsari Suryana Yusup, Majelis Pertimbangan MUI Kota Depok, serta perwakilan pengurus MUI dari seluruh kelurahan di Kecamatan Bojongsari.
KH Ahmad Jalaludin menyampaikan bahwa kunjungan ini tidak hanya bertujuan mempererat ukhuwah antarlembaga, tetapi juga sebagai sarana mengambil manfaat dan pengalaman dari MUI Kota Cilegon.
“Tujuan utama kami selain bersilaturahmi adalah untuk istifadah kepada pengurus MUI Kota Cilegon. Kami berharap dapat belajar banyak, terutama dalam hal perencanaan dan pelaksanaan program kerja, termasuk program-program unggulan seperti LPDI,” ujarnya.
Selain agenda kunjungan inspiratif, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelaksanaan Musyawarah Kerja (Musker) III MUI Kecamatan Bojongsari. Dalam forum ini para pengurus melakukan evaluasi sekaligus menyusun arah program kerja organisasi agar semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada umat.
“Sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual kami juga melaksanakan ziarah ke sejumlah makam tokoh dan ulama di Provinsi Banten. Diharapkan melalui kegiatan ini semakin mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat semangat pengabdian, serta mengokohkan peran MUI Bojongsari sebagai Khadimul Ummah (pelayan umat) dan Shadiqul Hukumah (mitra pemerintah), khususnya di wilayah Bojongsari,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Cilegon KH Jubaedi Ahyani BA menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Menurutnya, keberhasilan MUI Kota Cilegon dalam menjalankan berbagai program tidak terlepas dari sinergi yang erat dengan Pemerintah Kota Cilegon.
“Salah satu kunci keberhasilan MUI Kota Cilegon adalah terbangunnya sinergi yang sangat baik dengan Pemerintah Kota Cilegon. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai program dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pertemuan MUI Bojongsari dan MUI Kota Cilegon memiliki makna historis yang istimewa. Menurutnya, kedua daerah memiliki keterkaitan sejarah karena sama-sama lahir melalui Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon yang mulai berlaku pada 27 April 1999.
“Pertemuan ini seperti bertemunya saudara kembar. Depok dan Cilegon memiliki sejarah kelahiran yang sama, sehingga hubungan ini diharapkan terus terjalin dan melahirkan kolaborasi yang bermanfaat bagi kemajuan organisasi serta pelayanan kepada umat,” tutupnya.
- Penulis: Aan
- Editor: Aas

Saat ini belum ada komentar