Breaking News
light_mode
Beranda » Artikel » Ulama di Era Digital: Berdakwah Menembus Batas Ruang dan Waktu

Ulama di Era Digital: Berdakwah Menembus Batas Ruang dan Waktu

  • account_circle H. Ali Wartadinata
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • visibility 240
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Perkembangan teknologi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk cara masyarakat memperoleh informasi keagamaan. Jika dahulu majelis taklim, masjid, dan mimbar menjadi ruang utama penyampaian dakwah, kini media sosial, website, podcast, hingga kanal video telah menjadi “mimbar baru” yang menjangkau jutaan orang tanpa dibatasi ruang dan waktu.

Fenomena ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi para ulama. Di satu sisi, dakwah dapat menjangkau masyarakat yang lebih luas dengan cepat dan efisien. Namun di sisi lain, ruang digital juga dipenuhi informasi yang tidak semuanya benar, bahkan tidak sedikit yang mengandung hoaks, fitnah, ujaran kebencian, serta penyalahgunaan dalil agama untuk kepentingan tertentu. Dalam situasi seperti inilah kehadiran ulama di ruang digital menjadi semakin penting.

Ulama bukan hanya pewaris tugas para nabi (waratsatul anbiya’), tetapi juga penjaga otoritas ilmu dan akhlak dalam kehidupan umat. Karena itu, dakwah digital bukan sekadar memindahkan ceramah ke media sosial, melainkan menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin melalui konten yang mencerahkan, menenangkan, serta mampu menjawab persoalan masyarakat secara bijaksana.

Media sosial memiliki karakter yang cepat, singkat, dan mudah viral. Karena itu, ulama perlu mampu menyampaikan pesan agama dengan bahasa yang sederhana, argumentatif, dan mudah dipahami tanpa mengurangi kedalaman substansi. Dakwah yang santun, berbasis ilmu, dan mengedepankan hikmah akan lebih mudah diterima dibandingkan narasi yang provokatif atau penuh prasangka.

Selain media sosial, website resmi MUI memiliki posisi yang sangat strategis sebagai pusat rujukan informasi keagamaan yang kredibel. Fatwa, tausiyah, artikel keislaman, hasil kajian, hingga klarifikasi terhadap isu-isu aktual dapat terdokumentasi dengan baik dan mudah diakses oleh masyarakat kapan pun diperlukan. Berbeda dengan media sosial yang bersifat cepat dan sesaat, tulisan di website memiliki nilai dokumentasi, referensi, dan edukasi yang lebih kuat.

Karena itu, budaya menulis di kalangan ulama dan pengurus MUI perlu terus dikembangkan. Tulisan yang baik akan menjadi amal jariyah ilmu yang manfaatnya terus mengalir meskipun penulisnya telah tiada. Sejarah peradaban Islam membuktikan bahwa warisan terbesar para ulama bukan hanya ceramahnya, tetapi juga karya-karya tulis yang terus dipelajari lintas generasi.

Di era digital, setiap artikel yang dipublikasikan di website MUI sesungguhnya dapat menjadi dakwah tanpa batas. Melalui mesin pencari internet, masyarakat dari berbagai daerah bahkan berbagai negara dapat menemukan jawaban atas persoalan keagamaan melalui tulisan tersebut. Inilah bentuk dakwah yang melintasi ruang dan waktu.

Tentu dakwah digital tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara ulama dengan generasi muda yang menguasai teknologi informasi, desain grafis, videografi, pengelolaan media sosial, optimasi mesin pencari (SEO), hingga analisis data digital. Kolaborasi ini akan membuat pesan dakwah tidak hanya benar secara substansi, tetapi juga menarik dalam penyajian dan efektif dalam penyebarannya.

MUI Kota Depok melalui Bidang Informasi, Komunikasi, dan Digital memiliki peran strategis untuk membangun ekosistem dakwah digital yang profesional, terpercaya, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Website resmi MUI Kota Depok dapat menjadi rumah bersama bagi gagasan, fatwa, kajian, dan pemikiran para ulama yang dapat diakses oleh masyarakat luas. Media sosial MUI juga dapat menjadi sarana komunikasi yang hangat, edukatif, dan responsif terhadap berbagai isu keumatan.

Pada akhirnya, transformasi digital bukanlah ancaman bagi dakwah, melainkan kesempatan besar untuk memperluas manfaat ilmu. Selama teknologi digunakan dengan niat yang lurus, berlandaskan ilmu yang benar, serta mengedepankan akhlak yang mulia, maka media digital akan menjadi wasilah yang sangat efektif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam.

Sebagaimana dakwah para ulama dahulu menjangkau umat melalui mimbar, kitab, dan majelis ilmu, maka dakwah ulama masa kini juga harus hadir melalui layar gawai, media sosial, dan website yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat modern. Sebab, di mana pun umat mencari ilmu, di situlah semestinya ulama hadir memberikan cahaya, petunjuk, dan keteladanan.

“Al-hikmatu dhallatul mu’min”—hikmah adalah milik orang beriman yang harus diambil di mana pun ia menemukannya. Maka, memanfaatkan teknologi digital untuk dakwah adalah bagian dari ikhtiar menghadirkan hikmah di tengah masyarakat yang semakin terhubung oleh dunia digital. Semoga dakwah yang dilakukan melalui ruang digital menjadi jalan hadirnya Islam yang membawa rahmat, kedamaian, dan kemaslahatan bagi seluruh umat manusia.

Oleh: H Ali Wartadinata
Ketua Bidang Informasi, Komunikasi, dan Digital MUI Kota Depok

Ulama di Era Digital: Berdakwah Menembus Batas Ruang dan Waktu
  • Penulis: H. Ali Wartadinata
  • Editor: Aas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Kota Depok Kembali Bimbing Ikrar Syahadat Mualaf Baru dengan Niat Tulus Tanpa Paksaan

    MUI Kota Depok Kembali Bimbing Ikrar Syahadat Mualaf Baru dengan Niat Tulus Tanpa Paksaan

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DEPOK – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok kembali melaksanakan bimbingan dan pengucapan dua kalimat syahadat bagi seorang mualaf yang memeluk agama Islam atas niat tulus dan tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun. Kegiatan khidmat ini berlangsung di Kantor MUI Kota Depok yang beralamat di Jalan Raya Nusantara No. 5-7, Kota Depok, pada hari […]

  • Dr. TGB Zainul Majdi Berikan Pembekalan Takhassus Tafsir dan Ilmu Tafsir pada Kader Ulama MUI Kota Depok

    Dr. TGB Zainul Majdi Berikan Pembekalan Takhassus Tafsir dan Ilmu Tafsir pada Kader Ulama MUI Kota Depok

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Andre AS
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DEPOK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok kembali memperkuat kapasitas intelektual dan spiritual para ulama muda melalui program Pendidikan Kader Ulama (PKU). Dalam sesi khusus yang digelar secara langsung, Dr. H. M. Zainul Majdi, M.A. (TGB) hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan materi mendalam bertajuk “Takhassus Tafsir dan Ilmu Tafsir” (16/09/2026). ​Kegiatan ini bertujuan […]

  • PINBAS Upaya MUI Depok Bangun Kemandirian Ekonomi Umat

    PINBAS Upaya MUI Depok Bangun Kemandirian Ekonomi Umat

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle muidepok
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DEPOK-Di tengah kondisi melemahnya ekonomi secara global perlu upaya dalam membangkitkan ekonomi masyarakat. Sebagai salah satu langkah konkret Komisi Pemberdayaan Ekonomi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok menginisiasi program dalam kemandirian Ekonomi Umat. “Melalui PINBAS singkatan dari Pusat Inkubasi Badan Usaha SyariahProgram ini hadir sebagai ikhtiar nyata untuk mewujudkan kemandirian ekonomi umat. Tentunya, dengan berbasis […]

  • MUI Cimanggis Gelar Pelatihan Dakwah Digital guna Dorong Pengurus Masjid Adaptif di Era Modern

    MUI Cimanggis Gelar Pelatihan Dakwah Digital guna Dorong Pengurus Masjid Adaptif di Era Modern

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Abdul Muhyi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DEPOK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cimanggis resmi menggelar Pelatihan Dakwah Digital bagi jajaran pengurus MUI kecamatan serta perwakilan pengurus masjid se-Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Langkah strategis ini diambil sebagai respons konkret terhadap pesatnya perkembangan teknologi informasi serta pentingnya memperkuat syiar Islam yang sejuk dan mencerahkan di ruang publik digital. Rangkaian acara diawali secara […]

  • Mengutuhkan Kemerdekaan, Simbolisme Persatuan dan Pengawasan Publik di Era Digital Play Button

    Mengutuhkan Kemerdekaan, Simbolisme Persatuan dan Pengawasan Publik di Era Digital

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 52
    • 0Komentar

      Oleh: Andre AS. (Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok & Dewan Pakar DMI Depok) Depok, 17 Agustus 2026. ​Refleksi atas sejarah panjang kemerdekaan Republik Indonesia senantiasa memanggil ulang ingatan kolektif kita akan besarnya pengorbanan para pendahulu. Kemerdekaan ini tidak diraih secara cuma-cuma, ia ditebus dengan tetesan darah, harta benda, jiwa para pahlawan, serta untaian […]

  • Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

    Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Rohmat Rispari
    • visibility 65
    • 0Komentar

    ( Oleh : Rohmat Rospari, SE.MM) Ada sebuah nikmat yang sering kali luput kita syukuri: kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat di Kota Depok, kota yang kita cintai dan menjadi ruang bersama bagi jutaan harapan. Menjadi pelayan publik sesungguhnya bukan sekadar menjalankan pekerjaan. Di balik meja pelayanan, dokumen administrasi, program pembangunan, bantuan sosial, dan berbagai kebijakan […]

expand_less