Breaking News
light_mode
Beranda » Artikel » “Di Era Digital, Ulama dan Dai Mewujudkan Dakwah yang Mencerahkan”

“Di Era Digital, Ulama dan Dai Mewujudkan Dakwah yang Mencerahkan”

  • account_circle Andre AS.
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Andre Anjarkasih S.(Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW senantiasa menjadi momen spiritual yang sakral sekaligus strategis bagi umat Islam. Setiap tahun, jutaan Muslim memperingati kelahiran Rasulullah SAW sebagai wujud penghormatan dan kerinduan mendalam kepada sosok pembawa risalah kebenaran.

Namun, di tengah akselerasi teknologi informasi yang masif, penyampaian pesan keteladanan tersebut menuntut adaptasi yang cepat, tepat, dan nyata.

Saat ini, ruang publik tidak lagi terbatas pada panggung fisik maupun mimbar masjid semata. Ranah digital, melalui platform seperti TikTok, YouTube, Instagram Reels, X, dan beragam media jejaring sosial lainnya, telah bertransformasi menjadi episentrum perjumpaan gagasan, opini, dan informasi masyarakat modern.

Dalam konstelasi inilah peran ulama, dai, dan pencerah keagamaan menjadi sangat krusial untuk hadir, mengedukasi, dan mewarnai lanskap media digital.

Tradisi syiar di atas mimbar dengan menghadirkan ribuan jemaah secara tatap muka tentu tetap memiliki nilai keutamaan serta kehangatan silaturahmi yang tak tergantikan. Kendati demikian, pergeseran pola konsumsi informasi masyarakat, khususnya generasi muda, menuntut penyempurnaan pada metode dakwah konvensional.

Strategi dakwah berbasis digital hadir sebagai akselerator syiar Maulid Nabi. Menyebarkan narasi keteladanan, keagungan akhlak, kepemimpinan rasional, hingga kepedulian sosial Rasulullah SAW melalui konten kreatif berdurasi ringkas, informatif, dan sejuk merupakan sebuah keniscayaan zaman.

Apabila para ulama dan pencerah keagamaan tidak mengambil peran aktif di ruang siber, kekosongan tersebut berisiko diisi oleh narasi provokatif, hingga disinformasi yang merusak moral bangsa.

Kehadiran narasi keagamaan yang moderat (wasathiyah) dan mencerahkan adalah benteng utama dalam menjaga kualitas ekosistem informasi publik.

Pada hakikatnya, teknologi media sosial merupakan sebuah instrumen netral. Ia ibarat pisau bermata dua, keberadaannya tidak memiliki sifat melekat, melainkan sangat bergantung pada komitmen dan niat pengguna yang mengoperasikannya.

Bila dimanfaatkan secara terukur dan penuh kesadaran spiritual, media sosial menjadi sarana dakwah yang sangat efisien. Pesan edukasi akhlak berdurasi satu menit atau tiga menit dapat menjangkau ratusan ribu hingga jutaan jiwa dalam hitungan detik, menembus batas geografis dan demografis secara simultan.

Sebaliknya, tanpa tata kelola niat yang lurus dan literasi yang memadai, media sosial dapat memicu menjadi penyebar perpecahan, hoaks, dan degradasi etika publik.
Oleh karena itu, komitmen untuk menjadikan media sosial sebagai sarana
amar ma’ruf nahi munkar harus diartikulasikan secara konkret. Niat positif yang diwujudkan melalui karya visual bermutu, narasi santun, dan konten edukatif akan mengubah media sosial menjadi ladang keberkahan dan kontribusi nyata bagi peradaban.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial tahunan semata. Momentum ini harus ditransformasikan menjadi titik balik kesadaran kolektif bagi seluruh elemen ulama, cendekiawan, dan lembaga keagamaan untuk menguasai teknologi serta komunikasi media.
Melalui konsistensi produksi konten positif dan berbobot, umat Islam tidak hanya melestarikan ajaran Rasulullah SAW, tetapi juga berperan aktif menghadirkan kedamaian di ruang siber.

Mari jadikan momentum Maulid Nabi ini sebagai ungkapan lahirnya gerakan dakwah digital yang kreatif, inklusif, dan menyejukkan bagi seluruh lapisan masyarakat.

  • Penulis: Andre AS.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jamaah Masjid Jami’ Mardhotillah Mampang Depok Gelar Doa Bersama untuk Indonesia, Palestina, dan Iran

    Jamaah Masjid Jami’ Mardhotillah Mampang Depok Gelar Doa Bersama untuk Indonesia, Palestina, dan Iran

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 194
    • 0Komentar

      DEPOK – Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan menyelimuti Masjid Jami’ Mardhotillah, Mampang, Depok. Jamaah bersama jajaran Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) menggelar aksi doa bersama untuk keselamatan Bangsa Indonesia, serta terciptanya kedamaian bagi rakyat Palestina, Iran, dan seluruh umat manusia yang tengah menghadapi penindasan di berbagai belahan dunia. Masjid yg Sempat Viral karena pernah di […]

  • MUI Kota Depok Dorong Ulama dan Da’i Kuasai Media Digital untuk Dakwah Kontemporer

    MUI Kota Depok Dorong Ulama dan Da’i Kuasai Media Digital untuk Dakwah Kontemporer

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DEPOK — Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut para ulama, kiai, ustadz, dan ustadzah untuk beradaptasi dalam menyiarkan ajaran Islam. Dakwah kontemporer melalui media sosial kini menjadi sebuah keharusan agar ruang digital dapat diwarnai dengan konten-konten yang positif dan edukatif. Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok, H. Andre Anjarkasih S., menyampaikan bahwa keberadaan dakwah digital […]

  • Kemenag: MUI Punya Peran Penting Dalam Pengembangan Wakaf di Depok

    Kemenag: MUI Punya Peran Penting Dalam Pengembangan Wakaf di Depok

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
    • account_circle Aan
    • visibility 153
    • 0Komentar
  • BNN Kota Depok Gandeng MUI di HANI 2026: Rohmat Rospari Tegaskan Pencegahan Narkoba Dimulai dari Keluarga

    BNN Kota Depok Gandeng MUI di HANI 2026: Rohmat Rospari Tegaskan Pencegahan Narkoba Dimulai dari Keluarga

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Rohmat Rospari
    • visibility 75
    • 0Komentar

    SUKABUMI — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memberantas bahaya narkotika. Dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang digelar di Pusdiklat BNN Lido, Sukabumi, Kamis (23/7/2026), BNN Kota Depok secara khusus melibatkan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok. Sebanyak empat pengurus MUI Kota […]

  • Transformasi Dakwah di Era Digital: Dari Media Sosial Hingga AI, Saatnya Ulama Mewarnai

    Transformasi Dakwah di Era Digital: Dari Media Sosial Hingga AI, Saatnya Ulama Mewarnai

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle H. Andre Anjarkasih S.
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Oleh: H. Andre Anjarkasih S. (Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok) Evolusi Teknologi dan Lahirnya Ruang Baru Jika kita menengok sejarah perkembangan teknologi komunikasi, perjalanannya berlangsung sangat pesat. Kita tentu ingat era pager, telepon genggam biasa, kejayaan BlackBerry, hingga akhirnya era smartphone seperti saat ini. Perkembangan besar mulai terasa signifikan ketika aplikasi pesan instan seperti […]

  • Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Dialektika Ikhtiar dan Keyakinan di Era Disrupsi

    Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Dialektika Ikhtiar dan Keyakinan di Era Disrupsi

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Rohmat Rospari
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Oleh: Rohmat Rospari PendahuluanDi tengah dinamika ekonomi global, persaingan dunia kerja yang kian kompetitif, serta tingginya volatilitas kehidupan modern, kecemasan finansial kerap menjadi beban psikologis tersendiri bagi masyarakat. Sebuah pertanyaan eksistensial yang kerap memicu ketegangan mental adalah: Apakah rezeki saya akan mencukupi masa depan? Ironisnya, di era di mana kemajuan teknologi dan akses informasi berada […]

expand_less