Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Masjid Al Latief PCR Gelar Pengajian Bersama Warga dan Tokoh Masyarakat
- account_circle Andre AS
- calendar_month 17 jam yang lalu
- visibility 60
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DEPOK — Menjelang peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Masjid Al Latief PCR menggelar acara Peringatan Maulid Nabi pada Senin (24/8/2026) malam, bertepatan dengan 11 Rabiul Awal 1448 H. Meski kelahiran Rasulullah SAW secara historis jatuh pada 12 Rabiul Awal, pihak pengurus sengaja mengawali kegiatan di malam menjelang hari H.
Ketua DKM Masjid Al Latief, Ust. Maxi Ricardo, menjelaskan alasan pemilihan waktu tersebut. Langkah ini diambil agar para jemaah dapat beribadah dengan tenang tanpa khawatir terganggu oleh jam kerja besok harinya.
“Kami memilih bertepatan dengan malam kelahiran Nabi, karena besoknya (Selasa, 25 Agustus 2026) sudah ditetapkan sebagai hari libur nasional. Jadi, jemaah yang hadir tidak terbebani jika acara berlangsung hingga larut malam,” ujar Ust. Maxi.
Acara yang berlangsung hangat dan sederhana di dalam area utama masjid ini dipadati jemaah serta sejumlah tokoh masyarakat setempat. Turut hadir Pengurus Lingkungan RT Muchklis, yang dikenal aktif mendorong kerukunan warga, serta hadir Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok, H. Andre Anjarkasih.
Inti dari peringatan Maulid Nabi ini ditandai dengan ceramah agama yang disampaikan oleh dai kondang, Ust. H. Abdul Hamid, HK. Dalam tausiyahnya, ia memaparkan gigihnya perjuangan dakwah Rasulullah SAW yang senantiasa fokus dan penuh kesungguhan.
Materi dakwah dikemas secara menarik dengan selingan humor segar agar jemaah tetap fokus menyerap kisah-kisah keteladanan Sang Nabi. Selain menceritakan rekam jejak perjuangan Rasulullah sebagai manusia agung pilihan Allah, Ust. Abdul Hamid juga menekankan pentingnya sifat sabar dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari.
Rangkaian acara resmi ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh mantan pengurus DKM sekaligus tokoh masyarakat PCR, Ust. Risna Jatnika. Usai doa bersama, para jemaah dan tamu undangan menikmati sesi ramah tamah serta santap malam bersama untuk mempererat tali silaturahmi.
- Penulis: Andre AS
- Editor: Aas

Saat ini belum ada komentar