Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Terkini » Mahasiswa KKN UIN Jakarta Jadi Duta Wakaf, Kemenag Berharap MUI Aktif Di Wakaf

Mahasiswa KKN UIN Jakarta Jadi Duta Wakaf, Kemenag Berharap MUI Aktif Di Wakaf

  • account_circle Aan
  • calendar_month Kamis, 30 Jul 2026
  • visibility 177
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Depok- Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar
acara Sosialisasi & Pelepasan KKN Tematik Perwakafan. Dalam kesempatan tersebut bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Hal itu dibenarkan Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Ade Rina Farida, M.Si.

“Melalui kegiatan ini kita berharap agar mahasiswa mampu mengamalkan wakaf, juga pemberdayaan ekonomi umat dan pembangunan kewilayahan yang berdampak nyata. Dari pembekalan ini diharapkan bisa menjadi
agen edukasi dan literasi wakaf modern di masyarakat,”ujarnya sesuai acara
Sosialisasi dan Pelepasan KKN Tematik Perwakafan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Aula Kantor Kementrian Agama Kota Depok.

Sebanyak 500 mahasiswa KKN yang diterjunkan di 6 Kecamatan diantaranya: Kecamatan Bojongsari, Sawangan, Cipayung, Cimanggis, Tapos dan Limo. Dari jumlah tersebut terbagi menjadi 30 kelompok dan perwakilan turut aktif dalam pembekalan tersebut.
“Melalui kegiatan ini diharapkan kegiatan ini diharapkan bisa mengoptimalkan potensi tata kelola, perizinan, dan literasi wakaf produktif berbasis pendampingan mahasiswa di tingkat akar rumput,”katanya.

Kepala Subdirektorat Pengawasan dan Pengamanan Harta Benda Wakaf Kemenag RI Hj. Myrna Yulianti, S.E., M.M. mengapresiasi mahasiswa KKN UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Menurutnya, para mahasiswa KKN ini setelah mendapatkan pembekalan diharapkan bisa menjadi duta literasi wakaf modern. Dirinya mengharapkan agar mahasiswa ini mampu mengubah mindset tentang perubahan dan wakaf produktif.

“Harapannya, anak-anak mahasiswa saat KKN ini kan bisa menyampaikan, membuat, menyebarkan konten positif tentang wakaf di masyarakat. Kita kenalkan sejak dini wakaf itu tidak hanya masjid, mushola, makam dan madrasah saja tapi dengan Rp 10 ribu bisa melalui wakaf produktif,”harapnya.

Potensi Sengketa di Depok MUI Diminta Aktif Dalam Wakaf

Menurutnya, Kota Depok memiliki potensi dalam sengketa tanah wakaf di Depok cukup tinggi mengingat banyaknya pembangunan infrastruktur seperti tol dan lainnya. Ia menambahkan, biasanya sengketa tanah tersebut muncul karena adanya nilai tambah atau aliran keuangan yang menjadi salah satu pemicunya.

“Kalau sudah ada nilai uangnya disitu, muncullah pihak yang menginginkannya dan berujung sengketa. Disinilah Pemerintah hadir dalam menangani sengketa dan memberikan pelayanan dalam wakaf. Sebab, dalam wakaf ada Lex Specialis atau aturan khusus,”terangnya.

Dirinya berharap agar MUI Kota Depok bisa aktif dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang wakaf. Pasalnya, Pemerintah sering meminta Fatwa kepada MUI terkait persoalan wakaf.
“Tentu kita berharap agar MUI bisa memberikan saran, fatwa kepada kami jika ada permasalahan wakaf. Misalnya, kalau ada sengketa wakaf, maka kita bisa minta saran kepada MUI,”jelasnya.

Dikatakannya, berdasarkan Pasal 50 UU No. 41 Tahun 2004, Badan Wakaf Indonesia (BWI) wajib memperhatikan saran atau pertimbangan dari Menteri Agama dan MUI dalam menjalankan tugasnya. Kebijakan pengelolaan wakaf (termasuk wakaf uang atau benda bergerak) berlandaskan pada fatwa yang dikeluarkan oleh MUI sebelum dan sesudah pengesahan undang-undang ini.
“Tentu, selain pembinaan dan fatwa agar wakaf berjalan baik. MUI juga turut mengawasi dan mengarahkan nazhir (pengelola wakaf) agar tata kelola harta wakaf sesuai dengan prinsip syariah dan produktif,”katanya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kemenag Kota Depok H. Hasan Basri, S.Ag. menyambut baik mahasiswa KKN UIN Jakarta. Dirinya berharap dengan pembekalan seputar Wakaf bisa memberikan manfaat dan diterapkan di masyarakat.
“Semoga dengan kegiatan ini bisa bermanfaat dan diamalkan di masyarakat. Terlebih lagi, pada saat KKN nanti di Depok bisa berjalan dengan lancar dan semoga mendapatkan berkah dari Allah SWT,”jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, nampak hadir penyuluh Kemenag, Kepala KUA, dosen pembimbing dan perwakilan mahasiswa KKN UIN Jakarta. Usai pembukaan acara para mahasiswa secara simbolik diadakan penyematan untuk mengikuti kegiatan sosialisasi dan Pelepasan KKN.

  • Penulis: Aan
  • Editor: Aas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spirit Keteladanan Rasulullah SAW dalam Membangun Pelayanan Publik

    Spirit Keteladanan Rasulullah SAW dalam Membangun Pelayanan Publik

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Ahmad Fakhruddin Murodih
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Oleh: Ahmad Fakhruddin Murodih (Ketua IPARI Kota Depok, Ketua Komisi Dakwah MUI Kota Depok, & Pengasuh PP. Ittihaadus Syubbaan Kota Depok) Acara: Pembinaan Karakter ASN Pemkot Depok | Rabu, 12 Agustus 2026 لسلام عليكم ورحمة الله وبركاته بسم الله الحمن الرحيم Rasulullah SAW adalah tolok ukur utama dalam kepemimpinan dan tata kelola pelayanan publik. Dalam […]

  • MUI Kota Depok Terus Fasilitasi Layanan Pengislaman dan Bimbingan Mualaf

    MUI Kota Depok Terus Fasilitasi Layanan Pengislaman dan Bimbingan Mualaf

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 127
    • 0Komentar

      DEPOK,18 Agustus 2026 — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok konsisten menjalankan salah satu peran utamanya dalam pelayanan keumatan (khidmatul ummah). Bertempat di Kantor MUI Kota Depok, Jalan Nusantara No. 5-7, lembaga keagamaan ini secara berkala memfasilitasi dan memandu prosesi ikrar dua kalimat syahadat bagi warga non-Muslim yang memilih memeluk agama Islam atas kesadaran […]

  • Peran Ulama Memaknai Hari Kesaktian Pancasila, Menjaga Ideologi dan Merawat Kebhinekaan

    Peran Ulama Memaknai Hari Kesaktian Pancasila, Menjaga Ideologi dan Merawat Kebhinekaan

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DEPOK — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober selalu membawa makna yang mendalam bagi perjalanan bangsa Indonesia. Momen ini bukan sekadar mengenang lembaran sejarah kelam di masa lalu, melainkan sebuah refleksi penting untuk meneguhkan kembali komitmen seluruh elemen bangsa terhadap ideologi negara. Ketua Komisi Infokomdigi MUI Depok, Andre AS, mengungkapkan bahwa para ulama […]

  • Komisi Pesantren MUI Ajukan Prodi Manajemen Pesantren di PTKIN

    Komisi Pesantren MUI Ajukan Prodi Manajemen Pesantren di PTKIN

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • account_circle Aan Humaidi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    JAKARTA — Komisi Pesantren Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengusulkan pembukaan Program Studi (Prodi) Manajemen Pesantren di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Usulan tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas pengelolaan pesantren di tengah perkembangan regulasi dan tantangan pendidikan pesantren. Usulan itu disampaikan Ketua Komisi Pesantren MUI Pusat, Dr. H. Basnang […]

  • Peran Strategis Ulama Berempati di Era Media Sosial Menjelang HUT ke-81 RI

    Peran Strategis Ulama Berempati di Era Media Sosial Menjelang HUT ke-81 RI

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle muidepok
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Oleh: Andre Anjarkasih S. (Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok) ​Depok, 11 Agustus 2026. Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum krusial untuk merefleksikan kembali perjalanan bangsa di tengah arus zaman yang semakin kompleks. Akselerasi teknologi informasi, transformasi digital, dan derasnya arus globalisasi telah mengubah lanskap sosial masyarakat secara […]

  • Mengutuhkan Kemerdekaan, Simbolisme Persatuan dan Pengawasan Publik di Era Digital Play Button

    Mengutuhkan Kemerdekaan, Simbolisme Persatuan dan Pengawasan Publik di Era Digital

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 83
    • 0Komentar

      Oleh: Andre AS. (Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok & Dewan Pakar DMI Depok) Depok, 17 Agustus 2026. ​Refleksi atas sejarah panjang kemerdekaan Republik Indonesia senantiasa memanggil ulang ingatan kolektif kita akan besarnya pengorbanan para pendahulu. Kemerdekaan ini tidak diraih secara cuma-cuma, ia ditebus dengan tetesan darah, harta benda, jiwa para pahlawan, serta untaian […]

expand_less