Breaking News
light_mode
Beranda » Artikel » Peran Strategis Ulama Berempati di Era Media Sosial Menjelang HUT ke-81 RI

Peran Strategis Ulama Berempati di Era Media Sosial Menjelang HUT ke-81 RI

  • account_circle muidepok
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Andre Anjarkasih S. (Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok)

​Depok, 11 Agustus 2026.
Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 menjadi momentum krusial untuk merefleksikan kembali perjalanan bangsa di tengah arus zaman yang semakin kompleks. Akselerasi teknologi informasi, transformasi digital, dan derasnya arus globalisasi telah mengubah lanskap sosial masyarakat secara mendasar, baik di wilayah penyangga seperti Kota Depok maupun di seluruh pelosok Nusantara.

​Di tengah dinamisnya perubahan tersebut, tantangan besar yang muncul adalah menjaga fondasi moral dan keutuhan bangsa. Secara historis, ulama selalu memegang peran sentral sebagai pilar perjuangan dan perekat kebangsaan. Di era modern ini, amanah tersebut bertransformasi, ulama tidak hanya bertugas di mimbar dakwah konvensional, tetapi juga berdiri sebagai pelopor peradaban, benteng moral, dan uswatun hasanah (suri teladan).

​Untuk menjawab tantangan zaman dan menjaga kemaslahatan umat, terdapat empat peran strategis ulama yang menjadi pilar utama dalam merawat keutuhan bangsa:

​1. Benteng Moderasi Beragama di Tengah Kelimpahan Informasi
​Laju arus informasi di media sosial kerap memicu disinformasi, narasi ekstrem, dan polarisasi sosial. Di tengah heterogenitas masyarakat urban seperti Kota Depok dan Indonesia secara umum, ulama hadir mengusung semangat Islam wasathiyah (moderasi beragama).

​Ulama berfungsi sebagai penyejuk yang menyuarakan Islam ramah, santun, dan inklusif. Melalui pemahaman keagamaan yang mendalam dan kontekstual, ulama memperkokoh tiga pilar persaudaraan: ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama muslim), ukhuwah wathaniyah (persaudaraan sebangsa), dan ukhuwah basyariyah (persaudaraan kemanusiaan).

​2. Mengarungi Ruang Siber Melalui Dakwah Digital Adaptif
​Transformasi digital menuntut lembaga keagamaan, seperti Komisi Informasi dan Komunikasi Digital (Infokomdigi) MUI, untuk bergerak aktif. Dakwah modern harus melampaui batas fisik majelis taklim dan hadir secara adaptif di ruang siber tempat generasi muda beraktivitas.

​Melalui sinergi Infokomdigi MUI Kota Depok dan jajaran ulama, ruang digital dimanfaatkan untuk menyebarkan pesan kebaikan yang edukatif dan relevan. Langkah ini menjadi sarana efektif dalam mengedukasi etika berinternet sekaligus membendung dampak negatif teknologi terhadap moralitas generasi penerus.

​3. Keteladanan Moral dan Integritas Pemimpin Keagamaan
​Kemaslahatan bangsa hanya dapat terwujud apabila kepemimpinan keagamaan ditopang oleh integritas yang teguh. Sebagai waratsatul anbiya (pewaris para nabi), ulama menjadi cermin kejujuran, kesederhanaan, dan keadilan.

​Di tengah tantangan sosial-ekonomi dan risiko kemerosotan moral, keteladanan ulama menjadi kompas arah bagi masyarakat. Kehadiran figur keagamaan yang konsisten menyuarakan kebenaran dan membela hak-hak umat memberikan rasa aman serta menumbuhkan kepercayaan publik.

​4. Pelopor Kemandirian Ekonomi Umat dan Pendidikan Masa Depan
​Ulama juga mengambil peran nyata dalam penguatan ekonomi dan pendidikan. Optimalisasi potensi Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF), pengembangan ekonomi syariah berbasis pesantren, serta peningkatan literasi keuangan modern terus digelorakan, sebagaimana diinisiasi melalui Pusat Pengincubasian Bisnis Usaha Kecil (PINBAS) MUI Depok.

​Di bidang pendidikan, ulama tidak hanya membekali santri dengan pemahaman agama (tafaqquh fiddin), tetapi juga mendorong penguasaan sains, teknologi, dan kewirausahaan agar generasi muda siap bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas keimanannya.

​​Mengawal Indonesia menuju kemajuan berkelanjutan membutuhkan sinergi yang kokoh antara ulama, umara (pemerintah), dan seluruh elemen masyarakat.

Refleksi Kemerdekaan RI ke-81 ini mengingatkan kembali bahwa keberkahan suatu daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas iman, ketakwaan, serta keteladanan para pemimpinnya.

​Dengan memperkuat peran ulama sebagai penerang, pemersatu dalam perbedaan, dan pembawa kemaslahatan, harapan untuk mewujudkan Kota Depok yang religius serta Indonesia yang berdaulat, maju, adil, dan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur dapat terwujud.

  • Penulis: muidepok

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKUB dan MUI Kota Depok Luruskan Isu Toleransi: Kendala Izin Rumah Ibadah Mayoritas Dipicu Masalah Administrasi

    FKUB dan MUI Kota Depok Luruskan Isu Toleransi: Kendala Izin Rumah Ibadah Mayoritas Dipicu Masalah Administrasi

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 177
    • 0Komentar

      DEPOK — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Depok bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok memberikan klarifikasi terkait dinamika kerukunan umat beragama dan perizinan rumah ibadah di wilayah Depok. Dalam program podcast Bincang Ulama yang ditayangkan di kanal TV MUI Kota Depok, Ketua FKUB Kota Depok, Kiai Ghoni, menegaskan bahwa akar masalah utama […]

  • “Di Era Digital, Ulama dan Dai Mewujudkan Dakwah yang Mencerahkan”

    “Di Era Digital, Ulama dan Dai Mewujudkan Dakwah yang Mencerahkan”

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Oleh: Andre Anjarkasih S.(Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok) Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW senantiasa menjadi momen spiritual yang sakral sekaligus strategis bagi umat Islam. Setiap tahun, jutaan Muslim memperingati kelahiran Rasulullah SAW sebagai wujud penghormatan dan kerinduan mendalam kepada sosok pembawa risalah kebenaran. Namun, di tengah akselerasi teknologi informasi yang masif, penyampaian pesan keteladanan […]

  • Paripurna! Takhassus Tafsir & Ilmu Tafsir PKU MUI Depok 2026 Resmi Berakhir

    Paripurna! Takhassus Tafsir & Ilmu Tafsir PKU MUI Depok 2026 Resmi Berakhir

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Monang Ganteng
    • visibility 93
    • 0Komentar

    DEPOK,  Rangkaian Program *Takhassus Tafsir dan Ilmu Tafsir Pendidikan Kader Ulama MUI Kota Depok* resmi ditutup pada *Kamis, 17 September 2026* di *Gedung Dakwah MUI Kota Depok*. Kegiatan yang disiarkan langsung di Channel YouTube *MUI Depok TV* ini berlangsung khidmat dan penuh makna. Penutupan ini menjadi puncak dari 4 hari intensif kajian tafsir bersama para […]

  • Mengutuhkan Kemerdekaan, Simbolisme Persatuan dan Pengawasan Publik di Era Digital Play Button

    Mengutuhkan Kemerdekaan, Simbolisme Persatuan dan Pengawasan Publik di Era Digital

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 82
    • 0Komentar

      Oleh: Andre AS. (Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok & Dewan Pakar DMI Depok) Depok, 17 Agustus 2026. ​Refleksi atas sejarah panjang kemerdekaan Republik Indonesia senantiasa memanggil ulang ingatan kolektif kita akan besarnya pengorbanan para pendahulu. Kemerdekaan ini tidak diraih secara cuma-cuma, ia ditebus dengan tetesan darah, harta benda, jiwa para pahlawan, serta untaian […]

  • Pengajian Bulanan Sabtu Pon Binaul Ummah Depok: Teladani Kepemimpinan Rasulullah dan Pentingnya Niat Membangun Umat

    Pengajian Bulanan Sabtu Pon Binaul Ummah Depok: Teladani Kepemimpinan Rasulullah dan Pentingnya Niat Membangun Umat

    • calendar_month Minggu, 4 Okt 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 271
    • 0Komentar

    DEPOK — Pondok Pesantren Binaul Ummah yang terletak di Gg. Mushola, Kp. Rawa Denok, Rangkapan Jaya Baru, Pancoran Mas, Kota Depok, kembali sukses menggelar acara akbar Pengajian & Dzikir Bulanan Sabtu Pon pada Sabtu pagi, 3 Oktober 2026 M / 21 Rabiul Akhir 1448 H. Acara yang dihadiri oleh ratusan jamaah, santri, serta para alim […]

  • Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

    Meneladani Rasulullah dalam Melayani Depok: Dari Iman, Islam, hingga Ihsan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Rohmat Rispari
    • visibility 112
    • 0Komentar

    ( Oleh : Rohmat Rospari, SE.MM) Ada sebuah nikmat yang sering kali luput kita syukuri: kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat di Kota Depok, kota yang kita cintai dan menjadi ruang bersama bagi jutaan harapan. Menjadi pelayan publik sesungguhnya bukan sekadar menjalankan pekerjaan. Di balik meja pelayanan, dokumen administrasi, program pembangunan, bantuan sosial, dan berbagai kebijakan […]

expand_less