Breaking News
light_mode
Beranda » Artikel » Transformasi Dakwah di Era Digital: Dari Media Sosial Hingga AI, Saatnya Ulama Mewarnai

Transformasi Dakwah di Era Digital: Dari Media Sosial Hingga AI, Saatnya Ulama Mewarnai

  • account_circle H. Andre Anjarkasih S.
  • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
  • visibility 155
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: H. Andre Anjarkasih S. (Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok)


Evolusi Teknologi dan Lahirnya Ruang Baru


Jika kita menengok sejarah perkembangan teknologi komunikasi, perjalanannya berlangsung sangat pesat. Kita tentu ingat era pager, telepon genggam biasa, kejayaan BlackBerry, hingga akhirnya era smartphone seperti saat ini. Perkembangan besar mulai terasa signifikan ketika aplikasi pesan instan seperti WhatsApp hadir. Fitur telepon gratis, pesan yang fleksibel, dan kemudahan menyebarkan berbagai bentuk informasi dalam satu genggaman menjadi penanda dimulainya era baru interaksi digital.
Media sosial (medsos) hadir sebagai dampak dari lompatan teknologi ini. Namun pada hakikatnya, medsos hanyalah sebuah sarana. Ibarat sebidang sawah, hasil yang dipanen tergantung dari jenis tanaman apa yang kita tanam. Medsos juga bak pisau bermata dua—pemanfaatannya sangat tergantung pada pemegangnya: apakah digunakan sebagai alat kebaikan, atau justru untuk melukai dan merugikan orang lain.


Pentingnya Literasi Digital dan Kewaspadaan


Sebagai sebuah sarana, isi dari media sosial sepenuhnya ditentukan oleh siapa yang memproduksinya. Oleh karena itu, media sosial adalah ruang yang sangat perlu kita waspadai.
Di era digital saat ini, mau tidak mau, suka tidak suka, semua pihak dipaksa untuk mengenal dan memahami teknologi. Tantangan ini secara khusus ditujukan kepada:
– Para Ulama, Dai atau Pendakwah
– Ustaz dan Ustazah
– Pengurus DKM ( Dewan Kemakmuran Masjid).
– Tokoh-tokoh Masyarakat
Penguasaan literasi medsos menjadi krusial agar ruang digital tidak dominan diisi oleh hal-hal negatif. Para tokoh agama harus mau terjun dan hadir untuk mewarnai ruang publik ini. Jangan sampai generasi muda kita justru dibentuk dan diwarnai oleh konten-konten yang merusak moral.


Tantangan Baru: Dari AI Hingga Hologram


Perkembangan teknologi tidak berhenti di media sosial. Saat ini, kita telah memasuki era Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang menawarkan berbagai kemudahan. Sayangnya, ketidakbijakan dalam menggunakan AI sering kali dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk memproduksi fitnah, hoaks, dan rekayasa informasi. Ini tentu kondisi yang memprihatinkan.
Bahkan di masa depan, kita akan dihadapkan pada era teknologi hologram, di mana visualisasi seseorang—seperti pendakwah ternama—dapat dihadirkan seolah-olah nyata di depan mata kita, padahal itu hanya rekayasa digital.


Kesimpulan: Menembus Batas Ruang dan Waktu demi Keagungan Dakwah


Melihat begitu besarnya pengaruh dan potensi bahaya dari perkembangan teknologi, sudah saatnya para ulama dan dai memanfaatkan smartphone serta media sosial secara maksimal sebagai media dakwah.
Dakwah digital memiliki keunggulan yang tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Pesan-pesan kebaikan kini dapat menembus seluruh pelosok dunia tanpa batas. Mari kita satukan langkah untuk mewarnai ruang digital dengan narasi yang menyejukkan, mengedukasi, dan membawa kemaslahatan bagi umat

  • Penulis: H. Andre Anjarkasih S.
  • Editor: Aas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Cina Gelar Shalat Istisqa, Mohon Turunnya Hujan dan Tobat Ekologis

    Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Cina Gelar Shalat Istisqa, Mohon Turunnya Hujan dan Tobat Ekologis

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Andre AS
    • visibility 122
    • 0Komentar

    DEPOK — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pondok Cina sukses menggelar ibadah Shalat Istisqa (shalat meminta hujan) pada Senin, 14 September 2026. Pelaksanaan ibadah yang bertempat di Halaman Masjid Al Khohirur, Jalan Al Furqan, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, ini berlangsung khidmat mulai pukul 06.30 hingga 08.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk tindak lanjut atas […]

  • Mengutuhkan Kemerdekaan, Simbolisme Persatuan dan Pengawasan Publik di Era Digital Play Button

    Mengutuhkan Kemerdekaan, Simbolisme Persatuan dan Pengawasan Publik di Era Digital

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 52
    • 0Komentar

      Oleh: Andre AS. (Ketua Komisi Infokomdigi MUI Kota Depok & Dewan Pakar DMI Depok) Depok, 17 Agustus 2026. ​Refleksi atas sejarah panjang kemerdekaan Republik Indonesia senantiasa memanggil ulang ingatan kolektif kita akan besarnya pengorbanan para pendahulu. Kemerdekaan ini tidak diraih secara cuma-cuma, ia ditebus dengan tetesan darah, harta benda, jiwa para pahlawan, serta untaian […]

  • BNN Kota Depok Gandeng MUI di HANI 2026: Rohmat Rospari Tegaskan Pencegahan Narkoba Dimulai dari Keluarga

    BNN Kota Depok Gandeng MUI di HANI 2026: Rohmat Rospari Tegaskan Pencegahan Narkoba Dimulai dari Keluarga

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Rohmat Rospari
    • visibility 104
    • 0Komentar

    SUKABUMI — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memberantas bahaya narkotika. Dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang digelar di Pusdiklat BNN Lido, Sukabumi, Kamis (23/7/2026), BNN Kota Depok secara khusus melibatkan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok. Sebanyak empat pengurus MUI Kota […]

  • KH. Ahmad Fakhruddin Murodih Syiar Islam Melalui Safari Subuh Keliling di Depok

    KH. Ahmad Fakhruddin Murodih Syiar Islam Melalui Safari Subuh Keliling di Depok

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DEPOK — Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, KH. Ahmad Fakhruddin Murodih, terus menggalakkan syiar Islam melalui program dakwah berkeliling pada waktu subuh. Pada Sabtu, 8 Agustus 2026, beliau hadir mengisi kegiatan Subuh Keliling (Subling) yang diselenggarakan di Masjid Jami Arrahman, Tanah Baru, Depok. ​Dalam tausiyahnya, KH. Ahmad Fakhruddin menyampaikan kajian mendalam […]

  • Lebih dari Sekadar Mimbar: PINBAS MUI Kota Depok Siapkan ‘Depok Halal Festival 2027’ untuk Perkuat Ekonomi Umat photo_camera 3

    Lebih dari Sekadar Mimbar: PINBAS MUI Kota Depok Siapkan ‘Depok Halal Festival 2027’ untuk Perkuat Ekonomi Umat

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Adi Rakasiwi
    • visibility 221
    • 0Komentar

    DEPOK — Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) MUI Kota Depok menginisiasi pergerakan baru dalam dakwah pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui rencana penyelenggaraan Depok Halal Festival 2027. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata bahwa dakwah Islam tidak hanya bergerak di atas mimbar ceramah, tetapi juga menyentuh aspek kemandirian ekonomi umat secara berkelanjutan. Gagasan ini berawal dari kesuksesan […]

  • Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Dialektika Ikhtiar dan Keyakinan di Era Disrupsi

    Meneguhkan Tauhid atas Rezeki: Dialektika Ikhtiar dan Keyakinan di Era Disrupsi

    • calendar_month Senin, 27 Jul 2026
    • account_circle Rohmat Rospari
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Oleh: Rohmat Rospari PendahuluanDi tengah dinamika ekonomi global, persaingan dunia kerja yang kian kompetitif, serta tingginya volatilitas kehidupan modern, kecemasan finansial kerap menjadi beban psikologis tersendiri bagi masyarakat. Sebuah pertanyaan eksistensial yang kerap memicu ketegangan mental adalah: Apakah rezeki saya akan mencukupi masa depan? Ironisnya, di era di mana kemajuan teknologi dan akses informasi berada […]

expand_less