Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Terkini » Sarasehan Depok Kota Inklusif, Perkuat Kerukunan Umat Beragama dengan Melibatkan Generasi Muda

Sarasehan Depok Kota Inklusif, Perkuat Kerukunan Umat Beragama dengan Melibatkan Generasi Muda

  • account_circle KH. Jazim Khamidi-Team KAUB MUI Depok
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DEPOK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok bersama Komisi Kerukunan Antarumat Beragama sukses menggelar acara Sarasehan Depok Kota Inklusif pada Rabu (14/10/2026) bertempat di Gedung Dakwah MUI Kota Depok.

Mengusung tema “Menguatkan Kerukunan Antarumat Beragama dalam Bingkai Kebersamaan Generasi Muda”, kegiatan ini dirancang sebagai wadah dialog strategis guna memperkuat toleransi, membangun kepercayaan, serta mendorong peran aktif generasi muda dalam merawat keberagaman.

Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dengan hadirnya berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi kepemudaan lintas agama, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai kampus di Kota Depok, hingga perwakilan pengurus OSIS dari tingkat SMA dan MA.

Partisipasi aktif dari kalangan muda ini dinilai sangat krusial untuk menanamkan pemahaman lintas agama sejak dini, sehingga keberagaman dapat bertransformasi menjadi kekuatan sosial yang solid.

Pandangan Pemerintah dan Tokoh Agama

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, S.Kom., dalam sambutannya menekankan pentingnya membedakan antara konsep kerukunan dan toleransi yang saling berkaitan erat. Menurutnya, kerukunan adalah kondisi sosial yang harus diperjuangkan bersama, sementara toleransi merupakan sikap mental yang wajib ditumbuhkan dalam diri setiap individu. Ia berharap seluruh lapisan masyarakat Kota Depok mampu mengembangkan sikap saling menghormati dan menjaga hubungan baik demi mewujudkan kerukunan dalam tindakan nyata sehari-hari.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Umum MUI Kota Depok, Dr. KH. Nurwahidin, M.Ag., menegaskan bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan sosial yang tidak boleh menjadi penghalang untuk bekerja sama. Ia menegaskan bahwa gagasan Depok sebagai kota inklusif harus diwujudkan secara nyata agar menjadi rumah yang aman serta nyaman bagi seluruh pemeluk agama.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, KH. Dudu Rahman, memaparkan sejumlah tantangan krusial dalam menjaga kerukunan umat beragama. Tantangan tersebut meliputi prasangka antarkelompok, penyebaran hoaks dan ujaran kebencian, politisasi identitas, perselisihan lokal, hingga minimnya ruang perjumpaan lintas agama.

Sebagai langkah antisipatif, Kemenag Jawa Barat membentuk Satuan Tugas (Satgas) Literasi Agama dan Keagamaan untuk mengarusutamakan pemahaman moderat dan komitmen kebangsaan.

Lima Nilai Utama Kerukunan

Dalam pemaparannya, Ketua Bidang Kerukunan MUI Kota Depok, KH. Jazim Khamidi, menggarisbawahi lima nilai fundamental kerukunan yang merujuk pada keteladanan Nabi Muhammad saw.:

1. Rahmah (kasih sayang)
2. Karāmah Insāniyyah (penghormatan terhadap martabat manusia)
3. ‘Adalah (keadilan)
4. Wafā’ Bil-‘Ahd (menepati kesepakatan)
5. Itsar (mendahulukan kepentingan orang lain)

Nilai-nilai yang tercermin dalam Piagam Madinah ini membuktikan bahwa kerukunan melampaui batas hidup berdampingan semata, melainkan wujud kesediaan untuk saling menghormati dan menunjukkan kepedulian nyata.

Di sisi lain, Gus Romzi Ahmad turut menegaskan fungsi sosial agama sebagai perekat solidaritas, penguat identitas kolektif, pembentuk moralitas bersama, serta penjaga keteraturan sosial di tengah masyarakat.

Harapan ke Depan
Melalui penyelenggaraan sarasehan ini, para pemangku kepentingan berharap generasi muda tidak sekadar memahami esensi toleransi, melainkan turut terlibat langsung dalam membangun ruang dialog dan kolaborasi lintas agama.

Keterlibatan aktif pelajar, mahasiswa, dan pemuda diyakini sebagai modal utama untuk menjadikan Kota Depok sebagai kota inklusif yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, persatuan, dan perdamaian.

Pada akhirnya, merawat kerukunan bukanlah tugas eksklusif pemerintah atau tokoh agama semata, melainkan komitmen kolektif seluruh warga demi terciptanya keharmonisan dan keberadaban di Kota Depok.

  • Penulis: KH. Jazim Khamidi-Team KAUB MUI Depok
  • Editor: Andre AS.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Kota Depok Lakukan Kunjungan Silaturahim dan Penguatan Program ke MUI Kabupaten Bandung

    MUI Kota Depok Lakukan Kunjungan Silaturahim dan Penguatan Program ke MUI Kabupaten Bandung

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 117
    • 0Komentar

    BANDUNG — Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok melaksanakan kunjungan silaturahim ke kantor MUI Kabupaten Bandung yang berlokasi di Gedung Ormas Islam Kabupaten Bandung, Rabu, 2 September 2026. Kedatangan rombongan disambut dengan penuh kehangatan dan keramahtamahan oleh jajaran pengurus tuan rumah.inti diawali dengan sambutan dari pimpinan MUI Kabupaten Bandung yang disampaikan oleh Wakil Ketua […]

  • Ulama di Era Digital: Berdakwah Menembus Batas Ruang dan Waktu photo_camera 1

    Ulama di Era Digital: Berdakwah Menembus Batas Ruang dan Waktu

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle H. Ali Wartadinata
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Perkembangan teknologi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk cara masyarakat memperoleh informasi keagamaan. Jika dahulu majelis taklim, masjid, dan mimbar menjadi ruang utama penyampaian dakwah, kini media sosial, website, podcast, hingga kanal video telah menjadi “mimbar baru” yang menjangkau jutaan orang tanpa dibatasi ruang dan waktu. Fenomena ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan […]

  • Lebih dari Sekadar Mimbar: PINBAS MUI Kota Depok Siapkan ‘Depok Halal Festival 2027’ untuk Perkuat Ekonomi Umat photo_camera 3

    Lebih dari Sekadar Mimbar: PINBAS MUI Kota Depok Siapkan ‘Depok Halal Festival 2027’ untuk Perkuat Ekonomi Umat

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Adi Rakasiwi
    • visibility 260
    • 0Komentar

    DEPOK — Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) MUI Kota Depok menginisiasi pergerakan baru dalam dakwah pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui rencana penyelenggaraan Depok Halal Festival 2027. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata bahwa dakwah Islam tidak hanya bergerak di atas mimbar ceramah, tetapi juga menyentuh aspek kemandirian ekonomi umat secara berkelanjutan. Gagasan ini berawal dari kesuksesan […]

  • Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Masjid Al Latief PCR Gelar Pengajian Bersama Warga dan Tokoh Masyarakat

    Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Masjid Al Latief PCR Gelar Pengajian Bersama Warga dan Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Andre AS
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DEPOK — Menjelang peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, Masjid Al Latief PCR menggelar acara Peringatan Maulid Nabi pada Senin (24/8/2026) malam, bertepatan dengan 11 Rabiul Awal 1448 H. Meski kelahiran Rasulullah SAW secara historis jatuh pada 12 Rabiul Awal, pihak pengurus sengaja mengawali kegiatan di malam menjelang hari H. Ketua DKM Masjid Al Latief, […]

  • Ade Yusuf Mujaddid Ungkap Anugerah Terbesar bagi Hamba Beriman dan Bertaqwa

    Ade Yusuf Mujaddid Ungkap Anugerah Terbesar bagi Hamba Beriman dan Bertaqwa

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Ade Yusuf Mujaddid
    • visibility 121
    • 0Komentar

    DEPOK – Ketua Bidang Seni Budaya Islam MUI Kota Depok, Ade Yusuf Mujaddid, menyampaikan pesan mendalam mengenai besarnya kasih sayang Allah SWT serta puncaknya kenikmatan yang dianugerahkan kepada hamba-Nya yang beriman dan bertaqwa. Pesan tersebut disampaikannya dalam khotbah Jumat yang dilaksanakan di Masjid Agung Baitul Kamal Pemda Depok. ​Dalam penjelasannya, Ade Yusuf menegaskan bahwa Allah […]

  • Seruan Investasi Akhirat: KH. Fakhruddin Murodih Paparkan Konsep “Jariyah Birokrasi” di Pemda Depok

    Seruan Investasi Akhirat: KH. Fakhruddin Murodih Paparkan Konsep “Jariyah Birokrasi” di Pemda Depok

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Ahmad Fakhruddin Murodih
    • visibility 116
    • 0Komentar

    DEPOK — Investasi akhirat tidak hanya terbatas pada ranah personal, tetapi juga terbuka lebar dalam ranah kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan. Hal tersebut disampaikan oleh KH. Fakhrudin Murodih dalam kajian kultum yang digelar di Masjid Baitul Kamal, Kompleks Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Depok. Dalam pemaparannya, KH. Fakhrudin menekankan pentingnya memanfaatkan kehidupan duniawi yang singkat […]

expand_less