Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Terkini » Komisi Pesantren MUI Ajukan Prodi Manajemen Pesantren di PTKIN

Komisi Pesantren MUI Ajukan Prodi Manajemen Pesantren di PTKIN

  • account_circle Aan Humaidi
  • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA — Komisi Pesantren Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat mengusulkan pembukaan Program Studi (Prodi) Manajemen Pesantren di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Usulan tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas pengelolaan pesantren di tengah perkembangan regulasi dan tantangan pendidikan pesantren.

Usulan itu disampaikan Ketua Komisi Pesantren MUI Pusat, Dr. H. Basnang Said, M.Ag., dalam Rapat Pleno Komisi Pesantren MUI Pusat yang digelar di Aula Buya Hamka, Lantai 4 Gedung MUI Pusat, Rabu (7/10/2026).

Basnang mengatakan, keberadaan Prodi Manajemen Pesantren di PTKIN diperlukan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam mengelola pesantren secara profesional. Materi yang diberikan, kata dia, dapat mencakup aspek pengelolaan pesantren, regulasi, serta pemahaman mengenai satuan pendidikan.

Selain usulan Prodi Manajemen Pesantren, Komisi Pesantren MUI juga mendorong agar materi kepesantrenan dapat menjadi salah satu mata kuliah dalam program PKU-MI. Langkah tersebut diharapkan semakin memperluas pemahaman mengenai pesantren di kalangan akademisi dan pemangku kepentingan.

Dalam rapat pleno tersebut, Basnang juga mengusulkan pembentukan Pusat Kajian Pesantren. Lembaga kajian ini diharapkan menjadi ruang dialog dan diskusi bagi kepala daerah, legislator, serta para pemangku kepentingan untuk membahas berbagai regulasi yang berkaitan dengan pesantren.

Selain membahas penguatan kelembagaan dan pendidikan pesantren, Komisi Pesantren MUI Pusat turut mengusulkan penyelenggaraan Tasyakuran Hari Santri 2026 atau Upacara Hari Santri Majelis Ulama Indonesia sebagai bagian dari upaya menyemarakkan peringatan Hari Santri.

Dalam kesempatan tersebut, Basnang juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Komisi Pesantren. Ia menilai komisi telah menjalankan tata kelola organisasi dengan baik, yang salah satunya ditunjukkan dengan keberhasilan melalui proses audit eksternal dan internal.

Program Prioritas

Sekretaris Komisi Pesantren MUI Pusat, Dr. Muhammad Iqbal, M.A., dalam paparannya menyampaikan sejumlah perkembangan pelaksanaan program kerja prioritas komisi.
Salah satu program yang telah dilaksanakan adalah Short Course Kurikulum Pesantren. Setelah program tersebut, Komisi Pesantren tengah menyiapkan Rencana Tindak Lanjut (RTL), salah satunya berupa pendataan manuskrip-manuskrip pesantren.

Program prioritas lainnya adalah analisis dan pemetaan potensi pengembangan perekonomian pesantren. Sebagai tindak lanjut program tersebut, Komisi Pesantren menjalankan fasilitasi bantuan bibit gratis dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Sejumlah pesantren telah menerima manfaat dari program tersebut.

Komisi Pesantren juga menyiapkan program Lomba Film Pendek “Etalase Sinema Santri” dalam rangka menyemarakkan Hari Santri 2026. Tim pelaksana program telah dibentuk dengan melibatkan berbagai unsur di lingkungan Komisi Pesantren MUI.

Penganugerahan bagi para pemenang lomba tersebut direncanakan digelar di salah satu pesantren. Program ini diharapkan menjadi ruang bagi santri untuk menampilkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kehidupan dan khazanah pesantren kepada masyarakat melalui medium sinema.

Rapat pleno Komisi Pesantren MUI Pusat juga diisi dengan sesi diskusi serta pembahasan Pergantian Antar Waktu (PAW) pengurus.

Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus Komisi Pesantren MUI Pusat, antara lain Prof. Dr. Muhammad Noor Harisudin, M.Fil., KH. Atok Romli Musthofa, serta Dr. Muhammad Iqbal, M.A. selaku sekretaris jenderal.

  • Penulis: Aan Humaidi
  • Editor: Aas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Cimanggis Gelar Pelatihan Dakwah Digital guna Dorong Pengurus Masjid Adaptif di Era Modern

    MUI Cimanggis Gelar Pelatihan Dakwah Digital guna Dorong Pengurus Masjid Adaptif di Era Modern

    • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
    • account_circle Abdul Muhyi
    • visibility 185
    • 0Komentar

    DEPOK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cimanggis resmi menggelar Pelatihan Dakwah Digital bagi jajaran pengurus MUI kecamatan serta perwakilan pengurus masjid se-Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Langkah strategis ini diambil sebagai respons konkret terhadap pesatnya perkembangan teknologi informasi serta pentingnya memperkuat syiar Islam yang sejuk dan mencerahkan di ruang publik digital. Rangkaian acara diawali secara […]

  • MUI Kecamatan Sukmajaya Gelar Inhouse Training Dakwah Digital: Tingkatkan Kapasitas Pengurus dan Kemandirian Lembaga photo_camera 1

    MUI Kecamatan Sukmajaya Gelar Inhouse Training Dakwah Digital: Tingkatkan Kapasitas Pengurus dan Kemandirian Lembaga

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 219
    • 0Komentar

    DEPOK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sukmajaya menggelar kegiatan Inhouse Training bertajuk “Dakwah Digital sebagai Ikhtiar Menjawab Tantangan Zaman”. Kegiatan yang bertepatan dengan libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah ini berlangsung khidmat di Kantor Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. Dalam sambutannya, Ketua MUI Kecamatan Sukmajaya, KH. Abdul Qohar, menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan ini […]

  • Dr. TGB Zainul Majdi Berikan Pembekalan Takhassus Tafsir dan Ilmu Tafsir pada Kader Ulama MUI Kota Depok

    Dr. TGB Zainul Majdi Berikan Pembekalan Takhassus Tafsir dan Ilmu Tafsir pada Kader Ulama MUI Kota Depok

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Andre AS
    • visibility 128
    • 0Komentar

    DEPOK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok kembali memperkuat kapasitas intelektual dan spiritual para ulama muda melalui program Pendidikan Kader Ulama (PKU). Dalam sesi khusus yang digelar secara langsung, Dr. H. M. Zainul Majdi, M.A. (TGB) hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan materi mendalam bertajuk “Takhassus Tafsir dan Ilmu Tafsir” (16/09/2026). ​Kegiatan ini bertujuan […]

  • PENGUMUMAN SELEKSI ADMINISTRASI Kepada Calon Peserta Tahassus PKU MUI Kota Depok 2026

    PENGUMUMAN SELEKSI ADMINISTRASI Kepada Calon Peserta Tahassus PKU MUI Kota Depok 2026

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Aas
    • visibility 143
    • 0Komentar

    1. Panitia Seleksi Tahassus MUI Kota Depok menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap calon peserta yang telah mendaftarkan diri. Dari 61 pendaftar terdapat 46 calon peserta yang dinyatakan lolos untuk tahap seleksi selanjutnya. 2. Bahwa berdasarkan rekap data dan seleksi administrasi, nama-nama terlampir adalah calon peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan seleksi. Beberapa kriteria […]

  • Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Cina Gelar Shalat Istisqa, Mohon Turunnya Hujan dan Tobat Ekologis

    Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Cina Gelar Shalat Istisqa, Mohon Turunnya Hujan dan Tobat Ekologis

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Andre AS
    • visibility 163
    • 0Komentar

    DEPOK — Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pondok Cina sukses menggelar ibadah Shalat Istisqa (shalat meminta hujan) pada Senin, 14 September 2026. Pelaksanaan ibadah yang bertempat di Halaman Masjid Al Khohirur, Jalan Al Furqan, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, ini berlangsung khidmat mulai pukul 06.30 hingga 08.00 WIB. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk tindak lanjut atas […]

  • Menimbang Gelar, Menakar Keikhlasan. Antara Substansi Ilmu dan Jebakan Simbolik

    Menimbang Gelar, Menakar Keikhlasan. Antara Substansi Ilmu dan Jebakan Simbolik

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Andre AS.
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Oleh: Andre Anjarkasih S.(Ketua Komisi Infokomdigi MUI Depok) Dalam dinamika dunia literasi dan akademik, pencantuman gelar atau titel di belakang nama seorang penulis sering kali dianggap sebagai standar baku. Gelar dipandang sebagai representasi kompetensi, legitimasi ilmiah, serta bentuk penghargaan atas jerih payah menempuh pendidikan tinggi. Namun, di tengah budaya pencitraan yang kian menggejala, kita kerap […]

expand_less