BNN Kota Depok Gandeng MUI di HANI 2026: Rohmat Rospari Tegaskan Pencegahan Narkoba Dimulai dari Keluarga
- account_circle Rohmat Rospari
- calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
SUKABUMI — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Depok kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memberantas bahaya narkotika. Dalam Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang digelar di Pusdiklat BNN Lido, Sukabumi, Kamis (23/7/2026), BNN Kota Depok secara khusus melibatkan perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok.
Sebanyak empat pengurus MUI Kota Depok hadir dalam agenda nasional tersebut, salah satunya adalah *Rohmat Rospari* yang bergabung dalam delegasi resmi BNN Kota Depok.
Puncak Peringatan HANI 2026 dan Peluncuran Gerakan “Ananda Bersinar”
Kegiatan HANI 2026 dihadiri oleh jajaran BNN Pusat, BNN Provinsi Jawa Barat, serta BNN Kabupaten/Kota se-Indonesia secara hibrida (langsung dan virtual). Selain BNN, acara ini juga diikuti oleh unsur pemerintah, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, akademisi, hingga berbagai elemen pegiat anti-narkoba.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang semula dijadwalkan hadir secara langsung, diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Jenderal Polisi (Purn.) Djamhari Chaniago.
Momen krusial dalam peringatan HANI 2026 ini ditandai dengan peluncuran Gerakan “Ananda Bersinar” (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba). Strategi nasional ini menempatkan keluarga sebagai garda terdepan dan benteng utama dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan zat terlarang.
MUI Depok: Pendekatan Berbasis Keluarga Sangat Strategis
Menanggapi peluncuran gerakan tersebut, perwakilan MUI Kota Depok, Rohmat Rospari, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Menurutnya, pencegahan yang berorientasi pada ketahanan keluarga adalah langkah konkret yang sangat tepat.
> “Gerakan Ananda Bersinar merupakan langkah yang sangat strategis. Pencegahan penyalahgunaan narkotika memang harus dimulai dari keluarga. Orang tua memiliki peran utama dalam menjaga, mendidik, dan melindungi anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang bersih dari narkoba,” ujar Rohmat di sela-sela acara.
>
Rohmat menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum atau BNN semata. Diperlukan sinergi kolektif dari seluruh elemen bangsa, termasuk ulama, organisasi keagamaan, serta lembaga pendidikan.
Pendekatan Keagamaan dan Nilai Syariat
Sebagai representasi ulama, Rohmat menekankan pentingnya peran dakwah dalam membangun kesadaran moral masyarakat. Penguatan nilai-nilai agama menjadi fondasi spiritual yang ampuh untuk memagari generasi muda dari pengaruh negatif.
Ia memaparkan tiga prinsip utama dalam ajaran Islam yang sangat relevan dengan upaya P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika):
* Hifzhul ‘Aql (Menjaga Akal)
* Hifzhun Nafs (Menjaga Jiwa)
* Hifzhun Nasl (Menjaga Keturunan)
“Masjid, majelis taklim, pesantren, sekolah, dan keluarga harus menjadi pusat edukasi tentang bahaya narkoba. Penyalahgunaan narkoba jelas bertentangan dengan tujuan syariat tersebut,” tegas Rohmat.
MUI Kota Depok juga menyatakan kesiapannya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan BNN Kota Depok melalui program edukasi, penyuluhan, kajian keagamaan, hingga kampanye digital yang menyasar kelompok milenial dan Gen Z.
Menjunjung Nilai Kemanusiaan Menuju Indonesia Emas 2045
Semangat kolaborasi ini sejalan dengan tema dan tagline nasional yang diusung BNN pada HANI 2026:
> “War on Drugs, Humanity Above All” (Perang Melawan Narkoba, Menjunjung Tinggi Nilai Kemanusiaan).
>
Tagline tersebut menegaskan bahwa upaya pemberantasan narkotika tidak hanya berfokus pada penegakan hukum yang tegas, melainkan juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan, rehabilitasi korban penyalahgunaan, dan penyelamatan masa depan generasi bangsa.
Sinergi yang solid antara BNN Kota Depok, MUI, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan gerakan pencegahan yang lebih masif demi melahirkan generasi Indonesia yang sehat, berkarakter, dan terbebas dari narkoba menuju Indonesia Emas 2045.
Penulis: Rohmat Rospari (Wakil Sekretaris Komisi Infokomdigi MUI Depok)
- Penulis: Rohmat Rospari
- Editor: Aas

Saat ini belum ada komentar