MUI Kota Depok Gelar Program Takhassus Tafsir PKU 2026, Cetak Kader Ulama Berwawasan Al-Qur’an dan Berintegritas
- account_circle Andre AS.
- calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
- visibility 105
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DEPOK — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok kembali memperkuat komitmennya dalam melahirkan pemimpin umat yang berkualitas dan mumpuni. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Program Takhassus Tafsir dan Ilmu Tafsir dalam rangkaian Pendidikan Kader Ulama (PKU) MUI Kota Depok yang berlangsung di Gedung Dakwah MUI Kota Depok.
Program prestisius ini menghadirkan para pakar dan ulama terkemuka. Salah satu narasumber utama yang hadir adalah Dr. KH. Ahmad Dimyathi Badruzzaman, M.A., yang telah dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Ulumul Qur’an & Syari’at Islam, sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Modern Darus-Sholihin. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan materi mendalam terkait urgensi tafsir, syarat-syarat, serta adab-adab seorang mufassir bagi para ulama muda di era kontemporer.
Dalam pemaparannya, Dr. KH. Ahmad Dimyathi Badruzzaman, M.A. menekankan bahwa generasi muda Kota Depok harus didorong untuk mengkaji dan tumbuh menjadi pakar-pakar tafsir yang handal di masa depan. Namun, penguasaan ilmu tersebut harus berjalan seiring dengan pemahaman yang benar terhadap kaidah-kaidah yang berlaku.
“Seorang mufassir harus mengetahui syarat-syarat dan adab-adab penafsiran, sehingga ketika menafsirkan Al-Qur’an tidak keliru, melainkan tetap sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu tafsir yang sah,” ujar beliau.
Kader ulama masa kini dituntut untuk memiliki pemahaman yang komprehensif, baik secara tekstual maupun kontekstual. Penguasaan *manhaj* (metodologi) para mufassir sangat dibutuhkan agar dakwah yang disampaikan senantiasa berpijak pada prinsip moderat (*wasathiyah*) serta relevan dengan dinamika persoalan umat saat ini.
Melalui Program Takhassus Tafsir ini, para peserta terpilih ditempa secara khusus agar memiliki spesialisasi yang kuat dalam bidang kajian Al-Qur’an. MUI Kota Depok berharap para kader nantinya siap menjadi rujukan umat dalam menyelesaikan berbagai permasalahan sosial keagamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, program ini juga diarahkan untuk memperkuat benteng akidah umat serta melahirkan motor penggerak dakwah yang mencerahkan dan mencerdaskan peradaban bangsa.
Liputan lengkap serta dokumentasi tayangan kegiatan ini dapat disaksikan melalui kanal resmi MUI Depok TV di YouTube.
- Penulis: Andre AS.
- Editor: Aas

Saat ini belum ada komentar